Capacity Building Jurnalis BI Kalsel Dorong Informasi Ekonomi Lebih Akurat bagi Masyarakat

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

nusantaraborneo.id, BATULICIN – Masyarakat Kalimantan Selatan diharapkan memperoleh informasi ekonomi yang lebih akurat, utuh, dan mudah dipahami melalui peningkatan kapasitas jurnalis, khususnya dalam menghadapi dinamika perekonomian menjelang bulan Ramadan.

Hal tersebut menjadi salah satu dampak positif dari kegiatan Capacity Building Jurnalis Tahun 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan di salah satu hotel di Tanah Bumbu, Selasa (10/2/2026).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Aloysius Donanto H. W, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana penyegaran (refreshment) bagi wartawan di Banua, khususnya jurnalis ekonomi, agar mampu memahami dan menyampaikan keterkaitan kondisi ekonomi global, nasional, dan regional dengan realitas ekonomi daerah.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai refreshment bagi seluruh wartawan, khususnya jurnalis ekonomi, agar dapat melihat relevansi kondisi perekonomian saat ini dengan kondisi di Banua, baik yang bersifat lokal, regional, nasional, maupun global,” ujarnya.

Menurut Aloysius, pemahaman tersebut sangat penting karena masyarakat dan para pemangku kepentingan di daerah, termasuk pemerintah daerah, membutuhkan informasi yang tepat dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi, terlebih menjelang Ramadan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan dan konsumsi.

“Banyak hal yang perlu dipahami oleh masyarakat dan stakeholder di daerah. Pada akhirnya, perhatian masyarakat tidak akan jauh dari kestabilan harga, ketersediaan barang, dan yang paling sering menjadi sorotan adalah inflasi tingkat harga,” jelasnya.

Baca Juga:  Cegah Stunting, Pemprov Kalsel Inginkan Pernikahan Dini Dapat Dicegah Dengan Peran Penyuluh Agama

Ia menegaskan, menjelang Ramadan Bank Indonesia memiliki fokus utama pada dua aspek, yakni menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan uang kartal di masyarakat.

“Untuk Ramadan, fokus BI jelas. Pertama stabilitas harga, dan kedua ketersediaan uang, termasuk pecahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Aloysius juga memaparkan bahwa upaya pengendalian inflasi selama ini dilakukan melalui kerja sama erat dengan pemerintah daerah. Bentuk kolaborasi tersebut meliputi pemantauan perkembangan harga dan inflasi di titik-titik pengukuran inflasi, serta pelaksanaan berbagai kebijakan pengendalian inflasi di daerah.

“Bank Indonesia bersama pemerintah daerah menjalankan kebijakan terkait inflasi, termasuk mendukung subsidi transportasi komoditas dan membantu mempertemukan wilayah yang memiliki produksi berlebih dengan wilayah yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, menjelang Ramadan Bank Indonesia memastikan distribusi komoditas strategis seperti beras, telur, dan cabai berjalan optimal. Wilayah yang memiliki surplus produksi diarahkan untuk memasok daerah yang mengalami defisit, sehingga pasokan tetap terjaga dan gejolak harga dapat ditekan.

“Fokus kita tetap pada beras, telur, dan cabai karena komoditas ini sangat berpengaruh terhadap inflasi dan kebutuhan masyarakat sehari-hari,” tutup Aloysius.

Melalui kegiatan Capacity Building Jurnalis ini, Bank Indonesia berharap jurnalis di Kalimantan Selatan mampu menjadi penghubung informasi yang kredibel antara kebijakan ekonomi dan masyarakat, sehingga publik dapat lebih siap dan tenang dalam menghadapi dinamika ekonomi, khususnya menjelang bulan Ramadan.

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nusantaraborneo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekranasda Tanah Bumbu Ikuti Tala Craft 2026
Dishut Kalsel Bagikan Masker Gratis, Lindungi Masyarakat dari Dampak Kabut Asap
Kabut Asap Selimuti Kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, PPRSAR Mulia Satria Perketat Perlindungan Klien
Wagub Kalsel: Perubahan APBD 2026 Diprioritaskan untuk Kepentingan Masyarakat
Demokrat Tanah Bumbu Buka Penjaringan Calon Ketua DPC Periode 2026–2031, Targetkan Kursi DPRD
DLH Kalsel Bekali 534 Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Warga Sungai Rangas Tengah Antusias Pilah Sampah, Terkumpul 431,85 Kilogram untuk Ditukar Sembako
DP3AKB Kalsel Bersama BKOW Gandeng GEKRAFS eri Pelatihan Keterampilan Digital bagi Anak Putus Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Dekranasda Tanah Bumbu Ikuti Tala Craft 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Dishut Kalsel Bagikan Masker Gratis, Lindungi Masyarakat dari Dampak Kabut Asap

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Kabut Asap Selimuti Kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, PPRSAR Mulia Satria Perketat Perlindungan Klien

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Wagub Kalsel: Perubahan APBD 2026 Diprioritaskan untuk Kepentingan Masyarakat

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

Demokrat Tanah Bumbu Buka Penjaringan Calon Ketua DPC Periode 2026–2031, Targetkan Kursi DPRD

Berita Terbaru

DPRD Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Setujui Raperda Pilkades, Perangkat Desa dan Pajak

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:53 WIB

DPRD Tanah Bumbu

RAPBD Perubahan 2026 Disetujui, DPRD Tanah Bumbu Soroti Pelaksanaan Program

Selasa, 15 Sep 2026 - 21:00 WIB

DPRD Tanah Bumbu

Seluruh Fraksi Setuju, Perubahan APBD Tanah Bumbu 2026 Disahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:12 WIB