Komisi I DPRD Tanah Bumbu Soroti Kondisi Sarana Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

nusantaraborneo.id, BATULICIN – Komisi I DPRD Tanah Bumbu menyoroti kondisi sarana pendidikan yang belum merata serta sejumlah persoalan kesejahteraan guru yang menjadi perhatian serius di Bumi Bersujud.

Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan (Disdik) setempat yang digelar di Batulicin, Senin (19/1/2026).

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Boby Rahman, dan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan yang diwakili oleh Sekretaris Disdik Tanah Bumbu, Dwi Teguh Efendi.

Dalam pertemuan tersebut, para anggota dewan menyampaikan sejumlah catatan kritis terkait kondisi fisik sekolah, keterbatasan fasilitas penunjang pembelajaran, hingga persoalan administrasi dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah masih ditemukannya sekolah dengan bangunan berdinding kayu, keterbatasan meja dan kursi siswa, serta keterlambatan pembayaran gaji guru honorer di sejumlah satuan pendidikan. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu proses belajar mengajar apabila tidak segera ditangani.

Anggota Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Sarniah, menekankan pentingnya pengadaan sarana pendidikan yang selaras dengan pembangunan ruang kelas baru. Menurutnya, pemenuhan fasilitas belajar harus direncanakan secara matang agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran secara optimal.

“Kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya supaya seluruh siswa benar-benar terfasilitasi dengan baik,” ujarnya.

Selain pengadaan mebel sekolah, Komisi I DPRD Tanah Bumbu juga menyoroti perlunya pemerataan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh kecamatan. Dewan menilai masih terdapat ketimpangan fasilitas antarwilayah yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  DPRD Tanah Bumbu Mediasi Nelayan dan SPBU, Penyaluran BBM Subsidi Temui Titik Terang

Rapat kerja tersebut turut membahas persoalan banjir yang kerap merendam SDN 3 Batulicin yang berlokasi di Jalan Manggis, Kecamatan Batulicin. Kondisi ini dinilai tidak hanya menghambat kegiatan belajar mengajar, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Menanggapi berbagai masukan dari legislatif, Sekretaris Disdik Tanah Bumbu, Dwi Teguh Efendi, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan secara menyeluruh.

“Hampir 60 persen anggaran pendidikan terserap untuk belanja pegawai, sehingga belum semua kebutuhan sarana dapat dipenuhi secara bersamaan,” jelasnya.

Terkait persoalan guru di sekolah yang berstatus transisi dari swasta ke negeri, Disdik Tanah Bumbu mengusulkan solusi administratif agar penggajian guru tetap dapat berjalan sambil menunggu proses penyesuaian status kelembagaan.

Menutup rapat kerja, Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Boby Rahman, meminta Dinas Pendidikan menyusun perencanaan pembangunan pendidikan yang lebih matang, terukur, dan berbasis skala prioritas agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.

“Kami berharap setiap program pembangunan sekolah disertai perencanaan yang jelas dan terukur,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel nusantaraborneo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Tanah Bumbu Setujui Raperda Pilkades, Perangkat Desa dan Pajak
RAPBD Perubahan 2026 Disetujui, DPRD Tanah Bumbu Soroti Pelaksanaan Program
Seluruh Fraksi Setuju, Perubahan APBD Tanah Bumbu 2026 Disahkan
Paripurna DPRD Tanah Bumbu, Eksekutif Sampaikan Jawaban atas RAPBD Perubahan 2026
Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Terima Raperda Perubahan APBD 2026, Beri Sejumlah Catatan
DPRD Tanah Bumbu Terima Penyampaian RAPBD Perubahan 2026
HUT RI ke-81, Wakil Ketua DPRD Ajak Bangun Tanah Bumbu
DPRD Tanah Bumbu Bahas Raperda Pilkades, Masa Jabatan Kepala Desa Diusulkan 8 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:53 WIB

DPRD Tanah Bumbu Setujui Raperda Pilkades, Perangkat Desa dan Pajak

Selasa, 15 September 2026 - 21:00 WIB

RAPBD Perubahan 2026 Disetujui, DPRD Tanah Bumbu Soroti Pelaksanaan Program

Selasa, 15 September 2026 - 20:12 WIB

Seluruh Fraksi Setuju, Perubahan APBD Tanah Bumbu 2026 Disahkan

Kamis, 3 September 2026 - 13:41 WIB

Paripurna DPRD Tanah Bumbu, Eksekutif Sampaikan Jawaban atas RAPBD Perubahan 2026

Rabu, 2 September 2026 - 14:49 WIB

Enam Fraksi DPRD Tanah Bumbu Terima Raperda Perubahan APBD 2026, Beri Sejumlah Catatan

Berita Terbaru

DPRD Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Setujui Raperda Pilkades, Perangkat Desa dan Pajak

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:53 WIB

DPRD Tanah Bumbu

RAPBD Perubahan 2026 Disetujui, DPRD Tanah Bumbu Soroti Pelaksanaan Program

Selasa, 15 Sep 2026 - 21:00 WIB

DPRD Tanah Bumbu

Seluruh Fraksi Setuju, Perubahan APBD Tanah Bumbu 2026 Disahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:12 WIB