nusantaraborneo.id, BATULICIN – Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Tanah Bumbu akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) pada 25–27 Maret 2026 mendatang. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Bangko Tengah, Kecamatan Simpang Empat.
Ketua ORADO Tanah Bumbu, Hendri, mengatakan Kejurda ini menjadi momentum penting dalam upaya pembinaan dan pengembangan olahraga domino di daerah.
Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar pemain domino di Tanah Bumbu dan sekitarnya.
“Kejurda ini bukan hanya soal hadiah, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan menjaring pemain-pemain potensial yang bisa dibina ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Hendri.
Ia menambahkan, antusiasme komunitas domino di Tanah Bumbu cukup tinggi. Karena itu, pihaknya optimistis kejuaraan ini akan diikuti banyak peserta dari berbagai kecamatan.
“Kejurda ini juga sebagai persiapan menuju kejuaraan provinsi, yang selanjutnya akan menghadapi kejuaraan nasional yang rencananya digelar pada April 2026,” tambahnya.
Dalam kejuaraan tersebut, panitia menargetkan 32 tim yang akan bertanding, terdiri dari 16 tim kategori senior dan 16 tim kategori junior. Setiap tim beranggotakan dua orang yang akan berpasangan saat bertanding.
“Satu tim itu terdiri dari dua orang. Untuk kategori junior adalah peserta dengan usia 17 tahun ke bawah,” jelas Hendri.
Dengan total hadiah Rp10 juta yang telah disiapkan panitia, Kejurda ORADO Tanah Bumbu diprediksi berlangsung meriah dan kompetitif.
Hendri pun mengimbau para peserta untuk segera mendaftarkan diri sesuai ketentuan yang berlaku, mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat.












